MALAIKAT PELINDUNGMU

| Minggu, 07 Juni 2015
Ketika seorang bayi siap terlahir ke dunia, dia bertanya kepada Tuhan, "Para Malaikat berkata bahwa besok Engkau akan menurunkanku ke dunia, bagaimana cara aku bertahan hidup? saya begitu lemah dan kecil."
Tuhan menjawab, "Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjagamu dan mengasihimu."
Bayi berkata lagi, "Tapi di surga, aku cukup bahagia dengan bernyanyi dan tertawa."
Tuhan menjawab, "malaikatmu setiap hari akan selalu bernyanyi dan tersenyum untukmu, kamu akan merasakan ketulusan dan kehangatan cinta darinya, kamu akan merasa bahagia."
Si bayi masih bertanya, "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang bicara jika aku tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan menjelaskan, "Malaikatmu akan berbicara denganmu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar dan dengan penuh kesabaran malaikatmu akan mengajarkan bagaimana kamu berbicara."
Si bayi masih penasaran, "Apa yang dapat aku lakukan saat aku ingin bicara kepada-Mu?"
Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkanmu caranya berdoa."
Si bayi masih belum puas, dan bertanya kembali, "Di dunia banyak orang jahat, siapa yang akan melindungiku?"
Dengan Maha Pengasih Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu walaupun nyawanya menjadi taruhan."
Si bayi semakin penasaran dan sekali lagi berkata, "Aku akan bersedih karena tidak melihat-Mu lagi."
Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku berada disisimu."
Surga menjadi begitu tenang, dan sang bayi dengan nada sedih bertanya, "Tuhan jika aku harus pergi, beritahu aku siapa nama malaikat pelindungku nanti?"
Tuan menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu, IBU."

Peluklah ibumu yang menyayangimu dengan kasih sayang yang tulus, ciumlah kaki ibumu karena surgamu ada dibawah kakinya. berdoalah untuk kesehatan dan keselamatannya, rasakan cinta dan pelukannya bila kau menyesal di masa datang kembalilah padanya yang selalu menyayangimu, berilah yang terbaik sampai akhir hayatnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲