Newest Post

Bahaya Riba

| Kamis, 14 November 2013
Baca selengkapnya »

Bahaya Riba
Allah SWT berfirman : 
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka Ketahuilah, bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (Q.S Al-Baqarah ayat 278-279)
Diantara bahaya riba adalah :
1.      Dilaknat Allah ta’ala
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam bersabda, “Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba), mereka sama saja”.
Dan yang di maksud dengan laknat yaitu di jauhkan dari rahmat Allah. Dengan berdalil hadits ini imam Ibnul Qayyim berkata bahwasanya riba pada dasarnya hukumnya adalah  haram dengan kesepakatan kaum muslimin, walaupun mereka berselisih dalam memberikan perincian masalah ini, menjelaskan hukum-hukum yang berkaitan dengannya, dan menafsirkan syarat-syaratnya. Maka hendaknya bagi para penjual dan pembeli untuk mempelajari bagaimana tata cara bermuamalah, karena suata saat dia melakukan riba dengan tidak ada maksud untuk melakukannya.
2.      Penghuni neraka dan kekal didalamnya
Firman allah ta’ala yang artinya :
orang-orang yang Makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah 275)
Allah akan menghilangkan keberkahan harta dari hasil riba dan pelakunya dicap melakukan tindakan kekufuran,
sebagaimana firman-Nya yang artinya :
Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah. dan Allah tidak menyukai Setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.(QS Al-Baqarah 276).
3.      Diperangi Allah dan rasulnya, dan tidak termasuk golongan orang yang beriman.
Firman Allah ta’ala yang artinya  :
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa Riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak Menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (QS al-Baqorah 278-279). Wallahu a’lam

Bahaya Riba

Posted by : Unknown
Date :Kamis, 14 November 2013
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲