A. Hadits tentang menyekutukan tuhan,
durhaka kepada orang tua,membunuh tanpa hak, dan saksi palsu
1.
Hadits
عن انس
رضي الله عنه قَالَ سُئِل اَنبى صل الله عَليه وسلّم عَنِ اكِلبَا ئِرِ قاَلَ
الاِشرَاكُ بِالّله وعُقُوقُ الوَالِدينِ وقَتلُ النَفسِ وش
2.
Terjemahan:
Dari Anas ra berkata :”Rosulullah Saw
ditanya tentang dosa-dosa besar.Beliau bersabda,menyekutukan Allah,durhaka
kepada orang tua,membunuh nyawa dan kesaksian palsu”.(HR.Bukhari).
3. Kosa Kata:
الكِبَائِر : dosa-dosa besar اَلاِشْرَاكُ : menyekutukan
اَلوَالِدَيْنِ :
kedua orang tua عُقُوْقُ :
durhaka
اَلنَّفْسُ :
jiwa قَتْلُ : membunuh
شَحَادَة :
kesaksian اَلزُوْرِ : palsu
4. Penjelasan:
v Syirik
adalah perbuatan menyekutukan Allah (menyembah kepada selain Allah).
v Bagi
orang yang durhaka kepada orang tuanya,maka azab Allah telah menantinya.
Hadits Nabi:
“Keridaan Allah berada pada keridaan orang
tua,dan murka Allah berada pada murka orang tua”.(HR.Tirmidzi).
Firman
Allah SWT:
“Dan
Tuhanmu tlah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain kepadanya,dan
hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.Jika salah
seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam
pemeliharaanmu,maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya
perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka
perkataan yang mulia”.(QS Al-Isra :23).
v jiwa
manusia terlebih lagi seorang muslim tanpa alasan yang benar adalah sebuah dosa
yang sangat besar.Seorang muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara karena
itu haram darahnya (membunuhnya).
“Dan siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja
maka balasannya ialah jahanam,kekal ia di dalamnya dan Allah murka
kepadanya,dan melaknatnya serta menyediakan adzab yang besar baginya”.(QS
Anisa:93).
B. TUJUH MACAM DOSA BESAR.
1. HADITS
عن ابى
هريرة رضى الّله عنه قال قال رسول الّله
عليه وسلم اخْتَنِبُوا السّبعَ المُبِقاَتِ قالُو ا ياَ رسوالّله وَماَهُنّ قال
الشّركُ باِلّلهِ والسَحرُ وقَتلُ النّفسِ الّتِي حَرَمَ الّلهُ اْلاّبالحَقّ وَاْكلُلُ الرّباَ
وَاْكلُ ماَلِ اليَتِمِ والتّولِيّ يَومَ الزَحفِ وَقَذ فُ المُحصَنَا تِ المُؤ
مِنا تِ الغاَ فلاَتِ
2.
Terjemahan:
“Dari
Abu Hurairah ra berkata:Rosulullah Saw bersabda:”Jauhilah tujuh hal yang
membinasakan”.Para sahabat berkata,”wahai Rosulullah,apakah ketu juh hal itu?”Beliau
bersabda,”syirik kepada Allah,membunuh jiwa yang telah diharamkan Allah kecuali
dengan alasan yang benar,memakan riba,memakan harta anak yatim,melarikan diri
dari peperangan,dan menuduh zina pada wanita yang menjaga kesucian,beriman dan
lalai”.(HR Al-Bukhari).
3.
Kosa Kata:
الحَقُ :
benar الشّركُ :
menyekutukan
اكْلُ : memakan نَفْسُ : jiwa
اَلْمُؤمِنا تَ :
wanita2 yang beriman اَلْغَافِلاَتُ : yang lalai
اَالمُصَنَااتُ : menjaga kesucian قَذْ فٌ :
menuduh
اَلتَّولىِّ :
melarikan diri dari perang اَلسِّحْرُ :
sihir
قَتْلُ : membunuh
4.
Penjelasan:
Ø
Syirik adalah dosa yang paling besar.
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,dan dia
mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu,bagi siapa yang di
kehendaki-Nya.Barang siapa yang mempersekutukan Allah,maka sungguh ia telah
berbuat dosa yang besar”.(QS Anisa:48).
Ø
Membunuh jiwa manusia adalah perbuatan dosa
besar.
Ø
Memakan riba.Islam menghendaki terwujudnya
kegitan perekonomian yang adil,sehat dan bersih,karena islam mengharamkan
riba.
“Orang-oramg yang makan (mengambil) riba tidak
dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan
lantaran (tekanan) penyakit gila.Keadaan mereka yang demikian itu adalah
di-sebabkan mereka bekata atau (berpendapat),sesungguhnya jual beli itu sama
dengan riba,padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan
riba.Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya,lalu
berhenti (dari mengambil riba),maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu
(sebelum datang larangan) dan urusannya
(terserah) kepada Allah.Orang yang kembali (mengmbil riba), maka orang itu
adalah penghuni-penghuni neraka,mereka kekal di dalamnya”.(QS Al-Baqarah:275).
Ø
Memakan harta anak yatim adalah salah satu
bentuk dosa besar.
Orang yang di amanahi memelihara anak yatim dan hartanya haruslah melaksanakan
amanah tersebut dengan baik ia harus menjaga diri dari memakan harta terebut.
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan
harta anak yatim secara dzalim,sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh
perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala.(QS Anisa:10).
Ø
Zina.Perbuatan zina merusak tata kehidupan
masyarakat.Perbuatan zina menyebabkan tidak jelasnya garis keturunan atau nasib
seorang anak.Bagi pelaku zina bukan hanya hukuman di dunia tapi juga di
akhirat.
“Dan
janganlah kamu mendekati zina,sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang
keji dan suatu jalan yang buruk”.(QS Al Isra:32).
C. Membunuh Anak Karena Takut Tidak Memberi
Makan.
1. Hadits:
عَن
عَبْدُالّله بِنْ مَسْعُد سَالْتُ الَنبِى صلى الّلَه علىهِ وسَلم اَيُّ الَّذنْبِ اَعْظَمُ عِنْدَالّلهِ
قاَلَ اَنْ تَخْعَلَ لِّلهِ نِدًّاً
وَهُوَ خَلَقَكَ قُلْتُ اْنْ ذَلِكَ لَعَجِمٌ قُلْتُ ثُّمَ اَيُّ قَالَ وَاَنْ
تَقْتُلُ وَلَدَكَ تخَافُ اَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قُلْتُ ثُمَّ اَيُّ قَالَ اَنْ
تُزَنِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ
2.Terjemahan
“Aku bertanya kepada Nabi Saw :’Dosa apa yang paling besar
dalam pandangan Allah?’Beliau bersabda,’menyekutukan Allah,padahal Dialah yang
menciptakanmu.’Aku bekata,’Sungguh, itu adalah dosa besar.’Aku berkata,’Lalu
apa?’Beliau bersabda,’Membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu,’Aku
berkata,’Lalu apa?’Beliau bersabda,’Berzina dengan istri tetanggamu.”(HR
Bukhari).
Firman Allah Swt:”Karena itu janganlah kamu mengadakan
tandingan-tandingan bagi Allah,”(QS Al-Baqarah:22).
3.Kosa Kata
ذَنْب : dosa
اَعْظِمُ :
lebih besar
تَجْعَلُ نِدًا : menjadikan sekutu تَقْتُلُ :
membunuh
تَخَا فُ : yang di takuti يَطْعَمُ : member makan
حَلِيلَةُ : istri وَلَدٌ : anak
جَا رٌ
: tetanggamu
4.Asbabul Wurud
Ibnu Hamzah Al Husaini Al Han Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa ia bertanya
kepada Nabi Saw mengenai dosa yang sebesar-besarnya di sisi Allah.Lalu beliau
menyebutkan menurut hadits di atas.Selesai Nabi menyebut satu dosa besar
(mempersekutukan Allah) Ibnu Mas’ud bertanya lagi,sampai tiga kali,sehingga
dosa besar yang disebutkan juga tiga macam.
Allah berfirman:”Sesungguhnya Allah
tak akan mengampuni seseorang yang mempersekutukan-Nya dan mengampuni selain
dari itu”. (QS.Anisa:116).”Dan janganlah engkau bunuh anak-anakmu karena takut
lapar,kami-lah yang member rezki mereka dan juga rezki kamu”.(QS.Al-Isra:31).Firman-Nya
lagi:”Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan
tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar
dan tidak berzina.Barang siapa yang melakukan demikian itu niscaya dia mendapat
dosa.Yakni akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan
kekal dalam azab itu,dalam keadaan terhina.Kecuali orang-orang yang
bertaubat,beriman dan beramal shalih,maka mereka itu kejahatannya akan diganti
oleh Allah dengan kebaikn.Dan Allah Maha Pengampu dan Maha Penyayang”.
(Al-Baqarah : 68-70).

0 komentar:
Posting Komentar